GELOMBANG ANGIN MALAM
Karya: MUHAMMAD YUSRIL YUSUF
Angin malam menusuk relung sukmaku
Kumenatap bulan bintang di langit ke
tujuh
Sembari memikirkan zamanku
Hatiku terusik melihat ladang kosong
Terbayang benih-benih kehidapan baru
Gelombang angin itu mulai mendekat
Di susunan rak-rak buku
Ku menemani sunyi ketika duniaku
menangis dalam kebijaksanaan
Semua saling menjatuhkan dan menyalahkan
Egopun tertawa dan menari di
keterpurukannya
Kapela mulai redup terkungkung
kemunafikan
Kupacu sepeda motor tua itu
Mengalir di tengah jalan raya
Ku melihat
Pengamen
Anak jalanan
Hingga serdadu penjaga portal
Termangu-mangu dan merenung
Seakan mabuk angan-angan para penguasa
Sedih teramat sedih
Siapa yang harus kusalahkan atas semua
ini?
Kenapa kalian diam?
Kenapa mereka hanya tertidur!
Habislah semuanya
Zaman menikmati ego
Terbawa gelombang angjn malam
-
Pesan Malam dari motor sang petualang


0 komentar:
Posting Komentar