5 Cakra Menuju Manusia Seutuhnya
Cakra
adalah titik pusat energi yang ada dalam tubuh manusia. Cakra biasanya juga
disebut sebagai roda atau pusat maupun inti yang melekat pada sesuatu. Dalam
hinduisme dan dalam sebagian budaya Asia, cakra dipahami sebagai pusat energi
metafisik (melampaui materi) dan/atau biofisis dalam tubuh manusia. Hubungan
cakra dan manusia saling berkaitan, sebab dengan mengetahui cakra dalam diri
manusia dapat membuat ia akan terus menuju kesempurnaan yaitu fitrah manusia itu
sendiri. Dalam pembahasan kali ini, saya hanya membahas 5 cakra yang ada pada
tubuh manusia, dan perlu kita ketahui bahwasanya jumlah cakra dalam tubuh
manusia bukan hanya berjumlah 5 melainkan ada 7 hingga ratusan cakra yang
bersemayam dalam tubuh kita.
5
CAKRA UTAMA
·
akal (aqliyah)
·
tenggorokan
·
hati (qolbu)
·
perut
·
alat vital (kelamin)
1. akal (aqliyah)
Manusia adalah ciptaan tuhan yang paling sempurna
dari ciptaan lainnya. Dimana manusia diciptakan memiliki akal yang berguna bagi
dirinya untuk menjawab tanda-tanda yang ada pada realitas alam materi maupun
non-materi ini. Akal pula menjadi salah satu perbedaan kita dari makhluk yang
ada di muka bumi. Akal juga mempunyai prinsip diantaranya yaitu
non-kontradiksi, kausalitas dan identitas yang akan saya bahas dilain waktu. Akal
identik dengan spiritual maka dari itu salah satu tujuan untuk mencapai manusia
seutuhnya dengan membersihkan pahaman kita dari hal-hal yang mengotorinya. Hal
yang mengotori yang saya maksud disini adalah pahaman kita tentang pengalaman yang
telah tersimpan dalam pahaman melalui epistemologi (alat pengetahuan). fungsi
akal adalah untuk menilai atau menghukumi benar salah maupun baik buruknya
sesuatu. Maka dari itu untuk mencapai fitrah manusia wajib mengendalikan
akalnya.
2. Tenggorokan
Pada
pembahasan untuk cakra kedua ini yaitu tenggorokan, dimana tenggorokan tempat atau
sebagai jembatan antara kepala dan dada. Di pintu tenggorokan pula terdapat dua pita atau ikatan fleksibel dari
jaringan otot yang lazimnya disebut pita suara. Pita suara juga berfungsi menggetarkan
udara yang datang dari paru-paru dan kemudian membentuk suara. Dalam hari-hari
kita, tidak penah terlepas dari berbicara mau dirumah, kampus, kantor, sekolah
dan dimanapun, sebab kita juga termasuk makhluk sosial yang membutuhkan orang
lain untuk berbicara kapan saja dan dimana saja kita mau. Maka dari itu untuk
mencapai fitrah manusia kita harus menjaga lisan kita, baik dengan keluarga,
teman, sahabat, bos, pejabat, hingga presiden. walaupun kita memiliki potensi
untuk fasih berbicara tapi jangan sampai apa yang kita ucapkan berisi
kebohongan atau dapat menyingung hati seseorang.
3. Hati (qolbu)
Hati
merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh, terletak dalam rongga perut sebelah
kanan, tepatnya dibawah diafragma. berdasarkan fungsinya, hati juga termasuk
sebagai alat ekskresi(hasil metobolisme). nah, berbicara soal hati pasti kita
terpahami tentang bagaimana kita dalam beraktivitas, seperti saat kita
melakukan sesuatu apakah kita ikhlas? ketika kita mengerjakan sesuatu dengan lapang
dada maka disitulah bentuk hati yang bersih. Hati sangat potensial berbuat
hal-hal negatif pula seperti dendam, dengki, sombong, angkuh, sampai-sampai
bisa membuat lupa diri. Wahmi(perasaan) seseorang sangat muda retak yang mana
dapat membuat kita tak sadar bahwa ketika membenci atau memusuhi seseorang kita
akan dendam, padahal hal tersebut menjauhkan kita dari iman itu sendiri. Maka
dari untuk menuju fitrah masusia berawal dari membersihkan hati dapat membuat
kita tenang dan dapat menerima siapapun dan memaafkannya.
4. Perut
Bagian
tubuh di bawah rongga dada kita disebut perut. Dalam perut terdapat banyak
organ tubuh seperti lambung, usus, ginjal, dll yang memiliki fungsinya
masing-masing. Makanan yang masuk ke dalam perut harus diketahui sumbernya,
sebab untuk mencapai fitrah manusia harus memakan makanan yang halal agar
diberkahi oleh Sang pencipta. Makanan yang sumbernya yang tak halal dapat
merusak sistem tubuh kita, bisa pula gerak kita menuju susuatu yang tak
bermanfaat bagi diri kita sendiri. Maka dari itu penting mengkonsumsi
makanan-makanan yang halal dan sehat bagi tubuh kita.
5. Alat vital (kelamin)
alat
vital atau dalam ilmu biologi disebut alat reproduksi dimana alat ini berfungsi
untuk mendapatkan keturunan. Dalam konteks manusia terdapat dua alat
reproduksi, pada pria disebut penis dan pada wanita disebut vagina. Dalam hal
ini untuk melakukan hubungan badan harus terlebih dahulu melewati proses
pernikahan yang sering disebut dalam islam dan dalam perdata(hukum privat)
biasa disebut perkawinan. Pada zaman hegemoni barat ini, informasi sangat mudah
di dapat oleh kalangan anak-anak hingga remaja. Dimana informasi tentang
hal-hal yang berbau seksualitas sangat muda di dapatkan, dan membuat anak
remaja hingga dewasa tidak dapat mengendalikan hawa nafsunya. Akibatnya banyak
kasus yang membuat masyarakat resah seperti pemerkosaan, pencabulan,
perselingkuhan dan banyak lainnya. Untuk
mencapai fitrah manusia kita harus mengendalikan hawa nafsu kita, dengan
menjaga diri dari bisikan setan yang terkutuk untuk tidak melakukan hal-hal
keji.

